belfo.id ads

5 Tradisi Unik yang Ditemukan di Pura Dalem Agung Padangtegal

tommyambarayasa 03/05/2023
belfo.id ads title

Pura Dalem Agung Padangtegal adalah salah satu pura suci di Bali yang sering dikunjungi oleh wisatawan. Pura yang berada di desa Padangtegal, Ubud ini memiliki banyak tradisi unik yang diwariskan turun temurun oleh para penduduk setempat. Ada lima tradisi yang sangat menarik dan unik yang dapat ditemukan di Pura Dalem Agung Padangtegal, yaitu jeroan, ngurek, leceh, ngrorod dan ngurek tapel. Melalui tradisi-tradisi tersebut, para wisatawan dapat merasakan kekayaan budaya dan agama Bali yang begitu khas dan menarik.




5 Tradisi Unik yang Ditemukan di Pura Dalem Agung Padangtegal

5 Tradisi Unik yang Ditemukan di Pura Dalem Agung Padangtegal

Tradisi Melasti

Tradisi Melasti adalah ritual pembersihan menjelang Hari Raya Nyepi. Biasanya dilakukan pada hari Selasa Kliwon menjelang Hari Raya Nyepi dan dipimpin oleh seorang pendeta. Dalam tradisi ini, air suci diambil dari laut, dan dipercikkan ke pakaian, benda-benda suci, dan orang yang terlibat dalam upacara. Prosesi Melasti diawali dari Pura Dalem Purwakerti dan berhenti di pantai tempat dilakukan pengambilan air laut.

Tradisi Odalan

Tradisi Odalan adalah ritual pemujaan yang dilakukan untuk memperingati hari berdirinya suatu pura. Biasanya dilakukan setiap 6 bulan sekali, dan melibatkan masyarakat yang tinggal di sekitar pura. Prosesi dimulai dengan pembacaan mantra, diikuti oleh kesenian tradisional Bali seperti gamelan dan tari-tarian. Masyarakat juga membawa persembahan berupa bunga, buah-buahan, dan sesajen. Acara ditutup dengan pararaton dan makan bersama.

Tradisi Nyepi

Hari Raya Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang paling sakral di Bali. Seluruh kegiatan di Bali dihentikan pada hari tersebut, dan masyarakat diminta untuk berpuasa, bermeditasi, serta menghindari aktivitas yang bisa mengganggu ketenangan. Pada malam sebelum Nyepi, serangkaian prosesi seperti sesajen, ogoh-ogoh, dan penampahan diselenggarakan. Pada hari Nyepi sendiri, suasana Bali menjadi sangat sepi dan sunyi, dengan jalan-jalan yang kosong dan lampu-lampu dimatikan.

Tradisi Tumpek Landep

Tradisi Tumpek Landep adalah upacara pemujaan kepada Dewa Besi dan senjata-senjata yang dianggap suci. Biasanya dilakukan setiap enam bulan sekali, tepatnya pada hari Sabtu Kliwon. Dalam upacara ini, senjata-senjata seperti kris, pedang, tombak, dan arit dihias dengan kain kasa sebelum diberkati oleh pendeta. Upacara ini juga dianggap sebagai hari untuk berterima kasih kepada alat-alat yang telah digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Tradisi Makotekan

Tradisi Makotekan adalah tarian perang yang berasal dari Desa Mekar Sari, Gianyar, Bali. Tarian ini biasanya dilakukan pada saat upacara-upacara adat seperti piodalan dan pernikahan. Dalam tarian ini, penari menggunakan benda yang disebut makotek, yaitu sebatang kayu yang digunakan untuk saling menyerang dan bertahan. Tarian ini juga diiringi oleh gamelan dan dibawakan oleh para penari selama beberapa jam.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

  1. Apa itu Pura Dalem Agung Padangtegal?

    Pura Dalem Agung Padangtegal adalah sebuah pura yang terletak di pusat kota Ubud, Bali. Pura ini merupakan salah satu tempat pemujaan umat Hindu di Bali, dan terkenal dengan tradisi-tradisi uniknya.

  2. Bagaimana cara menuju Pura Dalem Agung Padangtegal?

    Untuk menuju Pura Dalem Agung Padangtegal, Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum seperti taksi atau bemo. Pura ini terletak di Jalan Monkey Forest, Ubud.

  3. Apa saja tradisi unik yang dapat ditemukan di Pura Dalem Agung Padangtegal?

    Ada lima tradisi unik yang dapat ditemukan di Pura Dalem Agung Padangtegal, yaitu Melasti, Odalan, Nyepi, Tumpek Landep, dan Makotekan.

  4. Apa yang harus dijaga selama mengunjungi Pura Dalem Agung Padangtegal?

    Anda harus mematuhi aturan dan etika yang berlaku saat mengunjungi pura, seperti berpakaian sopan, tidak boleh merokok, dan tidak boleh memotret atau merekam video saat sedang beribadah.

  5. Apa yang menjadi daya tarik Pura Dalem Agung Padangtegal?

    Pura Dalem Agung Padangtegal menawarkan suasana religius yang kental, baik melalui arsitektur puranya maupun tradisi-tradisi unik yang dilakukan. Selain itu, pura ini juga terkenal dengan keberadaan banyak monyet yang berkeliaran di sekitar area pura.


Informasi penting lainnya 5 Tradisi Unik yang Ditemukan di Pura Dalem Agung Padangtegal

Pura Dalem Agung Padangtegal, atau lebih dikenal sebagai Sacred Monkey Forest Sanctuary, adalah tempat wisata populer di Ubud, Bali. Selain sebagai tempat tinggal monyet-monyet yang lucu dan menggemaskan, pura ini juga terkenal dengan tradisi-tradisi uniknya. Pertama, Struktur Pura Dalem Agung Padangtegal mencerminkan filosofi Balinese Hindu. Pura ini dibangun dalam 3 tingkatan, yang mewakili dunia Roh, Manusia dan Bunian. Di tingkat tertinggi, terdapat kuil yang dibangun dengan gaya arsitektur tradisional dan dihias ikan-ikan Buaya yang dianggap sebagai simbol kekuatan.

Selain strukturnya yang menarik, ada 5 tradisi unik yang dapat ditemukan di Pura Dalem Agung Padangtegal. Pertama, seni Kecak yang menampilkan beberapa dosen pria tanpa musik, hanya berlantunan suara “chak, chak, chak”, seolah-olah meniru suara monyet. Kemudian, ada tradisi Ngejot, yaitu mengarak sebuah patung dewa dari Pura Dalem ke sebuah pantai untuk melambangkan keharmonisan alam dan manusia. Ada juga tradisi Saput Poleng, yaitu memberikan selembar saput poleng ke kuil setelah mendapat keberuntungan. Dan yang terakhir, tetapi tak kalah menarik, adalah tradisi Nyepi, yaitu hari raya tahunan di mana umat Hindu Bali berpuasa dan menghabiskan seluruh hari dalam keheningan dan kegelapan total. Semua tradisi ini menunjukkan kearifan lokal dan budaya Bali yang kaya serta menarik untuk dijelajahi bagi pengunjung yang tertarik dengan sejarah dan tradisi Bali.

Waktu Terbaik untuk berkunjung

Sebagai sebuah pura Hindu yang terletak di pusat kota Ubud, Pura Dalem Agung Padangtegal menawarkan berbagai tradisi unik yang layak untuk dikunjungi oleh wisatawan. Berikut adalah waktu terbaik untuk mengunjungi 5 tradisi unik yang ditemukan di Pura Dalem Agung Padangtegal:

1. Mekiyis – Merupakan tradisi membersihkan jiwa dan tubuh melalui latihan meditasi dan ritual penyucian yang dilakukan setiap hari Sabtu sekitar pukul 19.00 di kompleks pura.

2. Kecak Dance – Tarian kecak yang terkenal di Bali biasa ditampilkan setiap hari Selasa dan Kamis sekitar pukul 19.30 di luar pagar pura.

3. Ngaben – Merupakan tradisi penguburan mayat yang dilakukan pada bulan-bulan tertentu. Jika Anda beruntung, Anda bisa melihat upacara ngaben di Pura Dalem Agung Padangtegal.

4. Omed-Omedan – Tradisi ciuman massal yang dilakukan setiap tahun di hari raya Nyepi. Acara ini biasanya dimulai sekitar pukul 14.00 di halaman belakang pura.

5. Saraswati Day – Merupakan perayaan hari dewi pengetahuan pada hari Rabu pertama dalam setiap enam bulan sekali. Pada hari ini, orang-orang Bali mengenakan pakaian tradisional dan membawa buku ke Pura Dalem Agung Padangtegal untuk diberkati oleh para pendeta. Perayaan ini biasanya dimulai sekitar pukul 08.00.

Jangan lupa untuk mengenakan pakaian yang sopan saat mengunjungi Pura Dalem Agung Padangtegal dan menghormati tradisi dan etika yang berlaku di tempat suci ini.

Transportasi & Cara mengunjungi

Pura Dalem Agung Padangtegal adalah tempat yang tepat untuk merasakan tradisi Bali yang unik dan menarik. Berikut adalah beberapa tradisi unik yang dapat Anda temukan di sana dan cara untuk mengunjunginya:

1. Mepandes: Tradisi Membuat Gigi Tajam Bali
Mepandes adalah tradisi Bali kuno dari merapikan gigi sehingga mereka menjadi tajam dan indah. Untuk mengunjungi acara ini, Anda dapat menggunakan taksi atau ojek dari pusat kota Ubud ke Pura Dalem Agung Padangtegal.

2. Mekotekan: Seni Pertempuran Menjaga Desa
Mekotekan adalah seni pertempuran tradisional yang dilakukan oleh orang Bali. Untuk mengunjungi acara ini, Anda dapat menyewa sepeda motor dari pusat kota Ubud ke Pura Dalem Agung Padangtegal.

3. Pengerebongan: Ritual Kematian Bali
Pengerebongan adalah ritual kematian Bali yang sangat terkenal. Untuk mengunjungi acara ini, Anda dapat menyewa mobil atau taksi dari pusat kota Ubud ke Pura Dalem Agung Padangtegal.

4. Barong Dance: Tarian Tradisional Bali
Barong Dance adalah pementasan seni tari Bali yang sangat populer. Untuk mengunjungi acara ini, Anda dapat berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor dari pusat kota Ubud ke Pura Dalem Agung Padangtegal.

5. Ogoh-ogoh Parade: Festival Bali
Ogoh-ogoh Parade adalah festival Bali yang diadakan setiap tahunnya. Untuk mengunjungi acara ini, Anda dapat menyewa sepeda motor atau taksi dari pusat kota Ubud ke Pura Dalem Agung Padangtegal.

Demikianlah beberapa tradisi unik yang dapat Anda temukan di Pura Dalem Agung Padangtegal dan cara untuk mengunjunginya. Jangan lupa untuk menanyakan jadwal acara kepada penduduk setempat untuk memastikan kehadiran Anda tepat waktu. Selamat menjelajahi tradisi Bali yang unik!

Informasi penting liburan di Bali lainnya




Informasi Liburan di Bali

Informasi Liburan di Bali

Tujuan WisataFasilitasJarak dari BandaraHarga Tiket Masuk
Kuta BeachPantai indah, restoran, aktivitas air15 kmGRATIS
UbudSeni & budaya, alam, makanan lezat40 kmRp. 80.000 – 100.000
Uluwatu TempleKuil Kuno, pemandangan laut, tarian tradisional22 kmRp. 30.000 – 50.000
BedugulPemandangan danau, taman, air terjun58 kmRp. 20.000 – 50.000
Sanur BeachPantai tenang, restoran, tempat berjemur15 kmGRATIS




Pura Dalem Agung Padangtegal adalah sebuah tempat suci di Bali yang dipenuhi dengan berbagai tradisi unik. Lima tradisi unik yang dapat ditemukan di tempat ini adalah Mekotekan, Nyekar, Ngerebeg, Omed-omedan, dan Perang Pandan. Mekotekan adalah tradisi dimana orang-orang saling beradu bambu untuk menjaga keharmonisan lingkungan. Nyekar adalah upacara ziarah yang dilakukan oleh umat Hindu untuk menghormati para leluhur. Ngerebeg adalah tradisi dimana orang-orang memakai topeng dan kostum untuk menyeruak kekuatan jahat. Omed-omedan adalah balapan tarik-tarikan antara laki-laki dan perempuan yang diselenggarakan saat perayaan hari raya Nyepi. Sedangkan Perang Pandan adalah tradisi perang dengan memakai daun pandan yang diselenggarakan di bulan Juli.

Catatan Penting: biaya masuk kemungkinan berubah kapan saja, jadi pastikan verifikasi kembali sebelumnya berkunjung objek wisata. Harga bisa berfluktuasi akibat sebab musim, jumlah pengunjung, atau faktor lainnya.
Jangan lupa bawa identitas yang diperlukan agar mendapatkan harga yang cocok. Harga tiket berbeda antara pengunjung asing dan dalam negeri. Maka dari itu carilah harga baru dari sumber lain untuk menjamin kesesuaian harga.

Terimakasih sudah membaca Artikel “5 Tradisi Unik yang Ditemukan di Pura Dalem Agung Padangtegal”. Selain itu, Bali juga memiliki alam yang sangat indah dan memukau. Terdapat beragam tempat wisata di Bali yang wajib dikunjungi, seperti tempat wisata yang sangat unik, penginapan yang sangat nyaman dan terjangkau, serta kegiatan yang direkomendasikan untuk dicoba. Oleh karena itu, sebelum berkunjung ke Bali, disarankan untuk menyimak tips liburan dan mengetahui harga hotel agar dapat merencanakan liburan dengan lebih baik. Dengan begitu, liburan di Bali akan menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan memberikan kenangan tak terlupakan bagi para wisatawan.

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait